Media Sosial adalah sebuah sarana
pergaulan sosial secara online di dunia maya/internet. Para pengguna media
sosial berinteraksi, berkomunikasi, saling kirim pesan, dan saling berbagi, dan
membangun jaringan.
Jika kita mencari definisi media sosial di
mesin pencari Google, dengan mengetikkan kata kunci "social media
meaning", maka Google menampilkan pengertian media sosial sebagai "websites and applications used for social networking" yang artinya “website
dan aplikasi yang digunakan untuk jejaring social”.
Menurut Wikipedia, media sosial adalah sebuah media online, dengan para
penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi
meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual.
Media sosial yang paling umum digunakan oleh
masyarakat di seluruh dunia adalah Blog, jejaring sosial dan wiki.
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai
"sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar
ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan penciptaan dan
pertukaran user-generated content" (Kaplan, Andreas M.; Michael Haenlein
[2010] "Users of the
world, unite! The challenges and opportunities of Social Media". Business Horizons 53(1): 59–68).
Klasifikasi & Contoh Media Social
Kaplan dan Haenlein menciptakan skema klasifikasi untuk berbagai
jenis media sosial dalam artikel Horizons Bisnis mereka diterbitkan dalam 2010.
Menurut Kaplan dan Haenlein ada enam jenis media sosial.
1. Proyek Kolaborasi (Collaborative
projects)
Suatu media sosial yang dapat membuat konten dan dalam
pembuatannya dapat diakses oleh khalayak secara global. Ada dua sub
kategori yang termasuk ke dalam collaborative
project dalam media sosial, yakni :
a. Wiki
Wiki adalah situs yang memungkinkan penggunanya untuk menambahkan,
menghapus, dan mengubah konten berbasis teks.
Contoh : Wikipedia, Wiki Ubuntu-ID, wakakapedia, dll
b. Aplikasi Bookmark Sosial
Aplikasi bookmark sosial, yang dimana memungkinkan adanya
pengumpulan berbasis kelompok dan rating dari link internet atau konten media.
Contoh :
Social Bookmark : Del.icio.us, StumbleUpon, Digg, Reddit,
Technorati, Lintas Berita, Infogue
Writing : cerpenista, kemudian.com
Reviews : Amazon,
GoodReads, Yelp.
2. Blog dan mikroblog (Blogs
and microblogs)
Blog dan mikroblog merupakan aplikasi yang dapat
membantu penggunanya untuk tetap posting mengenai pernyataan apapun
sampai seseorang mengerti. Blog sendiri ialah sebuah website
yang menyampaikan mengenai penulis atau kelompok penulis baik itu sebuah opini,
pengalaman, atau kegiatan sehari-hari.
Contoh
:
Blog : Blogspot (Blogger), WordPress,
Multiply, LiveJournal, Blogsome, Dagdigdug, dll.
Microblog : Twitter, Tumblr, Posterous,
Koprol, Plurk, dll
Forum : Kaskus, Warez-bb, indowebster.web.id, forumdetik
Q/A (Question/Answer) : Yahoo! Answer, TanyaLinux, formspring.me
3. Konten (Content)
Content
communities atau konten masyarakat merupakan sebuah
aplikasi yang bertujuan untuk saling berbagi dengan seseorang baik itu
secara jarak jauh maupun dekat, berbagi seperti video, ebook, gambar, dan
lain – lain.
Contoh :
Image and Photo Sharing : Flickr,
Photobucket, DeviantArt, dll
Video Sharing : YouTUBE, Vimeo, Mediafire, dll
Audio and Music Sharing : Imeem, Last.fm, sharemusic, multiply
File Sharing and Hosting : 4shared, rapidshare, indowebster.com
Design : Threadless,
GantiBaju, KDRI (Kementerian Desain Republik Indonesia).
4. Situs jejaring sosial (Social networking sites)
Situs jejaring sosial merupakan situs
yang dapat membantu seseorang untuk membuat sebuah profil dan
kemudian dapat menghubungkan dengan pengguna lainnya. Situs jejaring sosial
adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna untuk terhubung menggunakan profil
pribadi atau akun pribadinya.
Contoh : Friendster, Facebook, LinkedIn, Foursquare, MySpace,
dll
5. Virtual game
worlds
Dunia virtual, dimana mengreplikasikan lingkungan 3D, dimana user
bisa muncul dalam bentuk avatar – avatar yang diinginkan serta berinteraksi
dengan orang lain selayaknya di dunia nyata. contohnya game online.
Contoh : Travian,
Three Kingdoms, Second Life, e-Republik, World of Warcraft, dll
6. Virtual social
worlds
Virtual
social worlds merupakan aplikasi yang mensimulasikan
kehidupan nyata melalui internet. Virtual social worlds adalah
situs yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dalam platform tiga dimensi
dengan menggunakan avatar yang mirip dengan kehidupan nyata.
Contoh :
Map : wikimapia,
GoogleEarth
e-Commerce : ebay,
alibaba, juale.com, dll
Kelebihan
- Keberadaan brand di social
media dapat menjadi sarana mudah buat konsumen untuk menyampaikan
keluhannya dan brand dapat menggunakan social media untuk merespon dengan
mudah dan cepat serta personal. Brand pun mesti memikirikan cara pelayanan
konsumen yang baik via social media, juga tetap memantau berbagai keluhan
layanan, dan meresponnya dengan cepat bahkan sebelum mereka melaporkan
secara resmi.
- Social media dapat digunakan
untuk membangun hubungan yang baik dengan konsumen, dengan menjadikan
mereka tetap bersentuhan dengan brand secara personal, tetap saling
berbagi informasi, dan konsumen mendapat manfaat, sehingga ujungnya bisa
meretensi konsumen.
- Brand bisa menjadi cara baru
strategi marketing dari mulut ke mulut.
Kekurangan
- Jika barang atau jasa yang
ditawarkan buruk, para pengguna social media bisa dengan mudah menumpahkan
kekecewaannya melalui social media, bahkan sampai mencaci maki. Dengan
demikian kehadiran brand di social media tersebut tidak akan membantu
selama produknya tidak diperbaiki.
- Harus ada pengelola khusus agar
tidak terjadi kebingungan bagi anggota yang merupakan konsumen atau calon
konsumen.